Tampilkan postingan dengan label Mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mobil. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Januari 2013

India Siap Luncurkan Mobil Bertenaga Matahari

AppId is over the quota
Jakarta - Persaingan mencari energi alternatif untuk kendaraan terus dilakukan. India pun melakukannya juga. Salah satu merek India bahkan telah mengembangkan mobil bertenaga matahari untuk mengantisipasi harga minyak yang makin meningkat.

Adalah produsen kendaraan Mahindra & Mahindra Ltd. yang berencana untuk meluncurkan mobil listrik yang mengambil tenaganya dari sinar matahari, bukan di charge.

Mobil bertenaga matahari tersebut diberi nama e2o ini menyimpan tenaga matahari pada baterai lithium ion yang membuatnya mampu berjalan sejauh 100 km dari tenaga yang disimpannya itu.

Menurut rencana, mobil ini akan diproduksi di pabrik Mahindra di Bangalore dan akan meluncurkannya pada bulan Maret mendatang dan akan menggantikan peran mobil listrik REVAi.

"Kami telah hampir berhenti menjual Revai dan akan fokus pada produk ini," kata pendiri divisi mobil listrik di perusahaan Mahindra, Mahindra Reva Electric Vehicles, Chetan Maini seperti detikOto kutip dari Wall Street Journal.

Di India sendiri sebenarnya kendaraan-kendaraan listrik atau hybrid belum bisa banyak dijual disana karena kurangnya infrastruktur dan investasi yang pemerintah yang tidak memadai.

Tapi kini, pemerintah India selama lima hingga enam tahun ke depan berencana untuk menghabiskan sampai 138.50 miliar rupee (Rp 24,3 triliun) untuk meningkatkan pasar mobil listrik.

Dengan investasi sebanyak itu, pemerintah India ingin di jalanan mereka ada sekitar 5.000.000-6.000.000 motor, kendaraan roda tiga dan truk kecil yang menggunakan tenaga listrik disamping mobil penumpang bertenaga listrik.

0 share this. 0 share this. 0 share this. 0 share this. 0 share this.

Kapan Indonesia Bisa Produksi Massal Mobil Listrik?

AppId is over the quota
Jakarta - Berbagai mobil listrik buatan anak negeri mulai bermunculan. Dari mulai jenis city car sampai mobil sport. Namun kapan Indonesia bisa memproduksi mobil listrik secara massal?

Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan, pihaknya saat ini masih memproses sertifikasi mobil listrik. Targetnya, Mei 2013 sudah ada dua produsen mobil listrik yang sudah dapat memasarkan produknya.

"Ada dua kan satu Asia Link di Magetan grupnya Sanjaya Rafi, satu lagi Dasep yang orang Sunda. Sudah diproses nanti saya wanti-wanti ujicoba tes laboratorium, izin produksi semuanya diproses. Setelah izinnya semua keluar, bulan Mei rencananya mau launching," ujar Hidayat di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (10/1/2012).

Untuk produksi tahap awal, Hidayat menyatakan Dasep akan mengeluarkan 2 tipe mobil dengan jumlah minimal 1.000 unit, sementara Asia Link akan membuat 3 tipe mobil dengan jumlah sekitar 200 unit.

"Saya setuju mereka hati-hati, memproduksinya sesuai sama permintaan yang ada dan karena ini yang investasi swasta tentu mereka tidak boleh gegabah menghitung kapasitas mereka. Jangan sampai launching lalu tahun depan berhenti begitu kan. Mobil ini permintaannya di Indonesia masih 1 persen. Dalam perhitungan kami ya," jelasnya.

Selain itu, lanjut Hidayat, perlu juga dipersiapkan infrastruktur lain seperti baterai dan alat charger untuk mobil listrik tersebut.

"Yang paling penting infrastruktur yang lengkap artinya services kepada pembeli seperti charging sudah tersedia bersama PLN. Sekarang, masih impor baterainya, lithiumnya katanya mau dibuat di sini tapi belum," tegasnya.

Soal pengalaman menggunakan mobil listrik, Hidayat mengaku sudah 10 tahun menggunakannya. Jenis mobil listrik yang digunakannya adalah mobil golf.

"Saya sih sudah naik mobil listrik selama 10 tahun ini tiap Sabtu, golf car. Tiap Sabtu saya naik tuh," candanya.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, semua mobil listrik yang muncul hasil buatan anak negeri bakal dikaji oleh pemerintah untuk bisa diproduksi massal.

"Semua akan kita kaji, mana-mana mobil listrik yang dipilih pemerintah dan nantinya diproduksi massal, baik itu nanti mobil buatan LIPI, buatan ITB, buatan dari Magetan yang dites Pak SBY (Presiden) kemarin, kita uji semua," kata Hatta.

Dikatakan Hatta, pemerintah akan mendukung penuh adanya mobil listrik buatan anak negeri dan siap mendukung dalam bentuk pemberian insentif agar harga produksi dan jual makin murah.

"Semuanya akan diuji baik itu dari segi ristek oleh Menteri Ristek dan Menteri Pendidikan, uji kelayakan dari Kementerian Perhubungan sampai izin produksi masal ada di Menteri Perindustrian, jadi kapan dan mana mobil yang diproduksi massal dan disupport pemerintah ada di Kementerian Perindustrian," ujar Hatta.

Setidaknya kata Hatta, mobil yang akan dipilih nanti yakni mobil yang lolos 9 tahap uji. "Ada 9 tahap ujinya, baik itu aspek keselamatan, teknologi dan lainnya, dan itu juga standar internasional," cetus Hatta.

0 share this. 0 share this. 0 share this. 0 share this. 0 share this.

RI, Malaysia, Thailand, dan China Garap Mobil Bareng

AppId is over the quota
Kuala Lumpur - 3 Negara ASEAN yakni Indonesia, Malaysia, Thailand plus China akan menggarap proyek mobil bersama-sama. Pabrikan Malaysia, Proton menjadi inisiator pengembangan mobil tersebut.

Demikian disampaikan Direktur Pelaksana DRB-HICOM Bhd Datuk Seri Mohd Khamil Jamil kepada New Straits Times, Kamis (10/1/2013).

DRB-HICOM merupakan pemilik 42,7 persen saham Proton. DRB-HICOM membeli saham itu dari Khazanah Nasional Bhd lebih dari setahun lalu. DRB-HICOM membeli Proton agar pabrikan Malaysia itu menjadi kuat di pasar ASEAN.

Rencana mobil ASEAN plus China ini bakal menjadi gabungan yang menarik. Seperti kita ketahui 3 negara di ASEAN itu merupakan pasar mobil terbesar di ASEAN, sedangkan China merupakan pasar otomotif terbesar dunia.

"Proton akan menjalankan peran penting di proyek potensial tersebut. Kita merupakan salah satu dari sedikit negara di dunia yang memiliki 4 pabrikan mobil lokal, dengan Proton sebagai pemimpinnya," ujarnya.

Menurutnya, sangat tidak masuk bagi perusahaan Malaysia untuk memasuki pasar regional tanpa memperhatikan 3 negara di luar Malaysia tadi.

Khamil sebelumnya menyebutkan tahun 2020 merupakan tahun penting dimana mobil ASEAN bakal terwujud.

0 share this. 0 share this. 0 share this. 0 share this. 0 share this.

Minggu, 09 September 2012

Kotak Hitam Siap Jadi Fitur Wajib di Mobil

AppId is over the quota
Kamis, 16/08/2012 13:34 WIB img

Detroit - Pemerintah Amerika Serikat akan segera mewajibkan para produsen mobil mengaplikasi 'kotak hitam' pada mobil hasil produksinya. Dengan 'kotak hitam' diharapkan tiap kecelakaan dapat diteliti untuk menghindari terulangnya kejadian tersebut.

Badan Keselamatan Jalan dan Lalu Lintas Amerika atau The National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pihaknya tidak akan menunda aturan baru yang menetapkan kotak hitam sebagai standar di dunia otomotif dan akan mulai berlaku pada 1 September mendatang.

Dalam pemberitahuan yang mereka keluarkan, NHTSA juga menolak petisi dari Alliance of Automobile Manufacturers yang mewakili Detroit Big Three (General Motors, Chrysler, Ford), Toyota Motor Corp., Volkswagen AG dan 7 produsen mobil lainnya yang meminta aturan ini ditunda hingga September 2013.

Kotak hitam yang merupakan alat perekam data yang disebut EDR bertugas mengumpulkan data kendaraan di detik-detik terakhir menjelang kecelakaan yang dapat membantu menentukan penyebab kecelakaan.

Sebenarnya aturan ini sudah selesai pada Agustus 2006, namun pelaksanaannya tertunda. NHTSA mengatakan bahwa aturan ini tidak akan menambah beban produsen mobil, tapi malah akan membantu tiap pabrikan untuk mencari desain kendaraan yang lebih aman.

Ada 15 elemen data yang dikumpulkan alat ini termasuk kecepatan kendaraan. "NHTSA tetap berkomitmen untuk mengusulkan standar dalam beberapa bulan mendatang yang akan membantu menyelamatkan nyawa dengan memastikan mobil dan lembaga memiliki data yang diperlukan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan dalam keamanan kendaraan," kata juru bicara NHTSA Lynda Tran seperti detikOto kutip dari Detroit News.

Sebenarnya kendaraan yang ada di Amerika Serikat sudah banyak yang mengaplikasi kotak hitam, namun data yang dikumpulkan berbeda-beda. Inilah alasan kenapa NHTSA mau memberikan standar baru itu.


Anda memiliki foto-foto seputar dunia otomotif dan foto di jalanan yang menarik dan lucu? Kirim ke sini dan dapatkan hadiah menarik dari detikOto

( syu / ddn )
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
img

Jumat, 07 September 2012

Aduh, Mobil Mewah Belum 100% Aman

AppId is over the quota

Jangan anggap sebuah mobil mahal mewah pasti aman. Buktinya, dari 11 mobil midsize mewah yang dites di Amerika Serikat hanya 2 model saja yang dianggap memberikan perlindungan terbaik.

Dalam pengetesan yang dilakukan oleh Insurance Institute for Highway Safety terungkap kalau hanya ada dua mobil model tahun 2012 yang memiliki keamanan yang dengan baik menjaga keselamatan pengendaranya yakni Acura TL dan Volvo S60.

Sementara Infiniti G dikatakan memiliki keamanan yang 'dapat diterima'. Acura TSX, BMW 3 Series, Lincoln MKZ dan Volkswagen CC memiliki keamanan yang 'lumayan.'

Dan yang paling mengagetkan, mobil-mobil populer macam Mercedes-Benz C-Class, Lexus IS, Audi A4 dan Lexus ES ternyata dianggap memiliki perlindungan yang 'miskin' diantara mobil mewah segmen midside yang dites.

Pengetesan yang dilakukan oleh IIHS ini termasuk salah satu pengetesan yang ditunggu-tunggu. Sebab sering kali hasil tes ini dijadikan bahan iklan oleh para produsen.

Karena itu, segala penyempurnaan pun terus dilakukan. Juru bicara IIHS Russ Rader mengatakan kalau mereka sedang mempersiapkan sebuah metode pengetesan baru yang akan mampu membantu mencari tahu tingkat keamanan mobil lebih dalam lagi.

Pada pengujian baru, 25 persen bagian depan mobil di sisi pengemudi ditabrakkan ke penghalang setinggi 5 kaki dengan kecepatan 40 mil/jam yang membuat kerusakan sisi pengemudi akan lebih diketahui.

Tes tabrak ini dianggap penting untuk mengetahui sejauh mana sebuah mobil dapat melindungi manusia yang ada di dalamnya. Sebab dengan terus melakukan pengetesan tiap tahun saja angka kematian di mobil masih sangat tinggi.

"Hampir setiap mobil punya kinerja yang baik dalam tes kecelakaan frontal yang dilakukan oleh lembaga dan pemerintah federal, tapi kita masih melihat lebih dari 10.000 kematian dalam kecelakaan frontal setiap tahun," kata Presiden IIHS Adrian Lund dalam sebuah pernyataan.

Memang, bila diteliti, kematian akibat tabrakan frontal dalam tiga tahun belakangan telah berkurang. Bila dihitung sejak tahun 2001 pengurangan bahkan sudah mencapai 55 persen.

Dan dalam pengetesan kali ini, Volvo S60 adalah jawaranya. Mobil Swedia tersebut dianggap memiliki struktur paling aman dari 11 model yang diuji.

"Penguatan S60 dan rangkaian baja di bawah panel instrumen membantu menjaga kabin tetap utuh," tulis Lund seperti detikOto kutip dari USA Today.

Ini Dia Mobil Garapan Toyota dan BMW

AppId is over the quota
Kamis, 16/08/2012 16:33 WIB img

Jakarta - Toyota dan BMW sudah mengumumkan kerja sama mereka untuk memproduksi mobil ramah lingkungan. Kedua pabrikan ini pun berencana untuk bisa melahirkan mobil listrik berikut komponennya seperti baterai, sel bahan bakar dan material super ringan.

Untuk BMW kerja sama ini memuluskan langkah mereka memproduksi sub merek BMW yakni Seri i. Di London, BMW sudah membuat shoroom khusus, dan New York menyusul.

Dilansir autoweek, sebagai permulaan mobil listrik 4 kursi i3 diluncurkan di musim gugur 2013 disusul oleh mobil super hybrid i8 di 2014.

Beberapa laporan menyebutkan beberapa mobil seperti city car i1 dan van kecil i5 tengah dikembangkan namun belum disetujui karena mahalnya biaya. Dengan adanya kerja sama Toyota, biaya jadi lebih murah.

Beberapa mobil lain yang segera menyusul adalah

BMW Seri 1 pada 2015. Seri 1 akan didesain ulang pada 2019 atau 2012Seri 3 versi ActiveHybrid akan meluncur musim gugur 2012. Mobil ini memiliki fitur start/stop feature dan transmisi otomatis 8 kecepatan.Musim semi BMW akan meluncurkan Sport Wagon.2013. Hatchback 5 pintu dari Seri 3 akan dirilis dengan nama Gran Turismo, atau GT. Desainnya sama dengan Seri 5 GT
Anda memiliki foto-foto seputar dunia otomotif dan foto di jalanan yang menarik dan lucu? Kirim ke sini dan dapatkan hadiah menarik dari detikOto

( ddn / ddn )
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
img

Kamis, 06 September 2012

Mobil Formula UGM Diuji Coba

AppId is over the quota

Menjelang The 10th Student Formula SAE Japan 2012 pada bulan September nanti, mobil Formula UGM yakni Bimasakti diuji terlebih dulu.

Test drive dilakukan di kompleks Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada 15 Agustus 2012 kemarin.

Tim Bimasakti UGM yang beranggotakan 18 mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dan Industri ini sebenarnya telah menyelenggarakan beberapa kali rangkaian test drive. Kegiatan ini dilakukan sebagai latihan sekaligus pemantapan performa kendaraan.

"Bimasakti telah beberapa kali menjalani test drive dan terus menunjukkan hasil positif. Skill para driver kita mendukung optimisme menatap kompetisi ini," ujar Ketua Tim Bimasakti UGM, Akmal Irfan Majid dalam surat elektronik yang dikirim ke detikOto, Kamis (16/8/2012).

Majid menambahkan bahwa semua sistem mobil berjalan optimal. “Mobil Insya Allah siap, didukung dengan engine yang powerful, desain geometri kendaraan yang match sehingga perhitungan dinamika kendaraan sesuai ketika berjalan, serta setting sistem transmisi yang sesuai menjadi point penting dalam pengembangan mobil ini," ujarnya.

Saat ini persiapan Bimasakti UGM memasuki fase akhir yaitu penyiapan akomodasi, pengiriman mobil, serta menjalin kemitraan luas untuk terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

Bimasakti didesain dengan spesifikasi mesin Honda CBR 600RR dengan modifikasi pada?air intake sytem, fuel supply, dan knalpot. Dimensi kendaraan 2.500 mm x 1.100 mm x 1.050 mm menggunakan?chain-drive system,?air-liquid cooling system?dan bodi serat fiber yang dibuat sendiri.

Komponen yang digunakan merupakan kombinasi produk lokal dan impor sehingga cukup menghabiskan dana dalam riset dan manufaktur.

Bimasakti diambil dari nama tokoh wayang Bima yang memiliki karakter tangguh, kuat, dan pemberani, sehingga menjadi inspirasi tim yang juga mengangkat filosofi budaya Jawa.

Tim UGM ini lolos mengikuti kompetisi Student Formula yang diselenggarakan Japan Society of Automoive Engineers (JSAE) bersama 75 kontestan lain dari negara Asia-Afrika seperti Jepang, China, India, Thailand, dan Mesir.

Dalam lomba ini diujikan beberapa tipe Dynamic Event: Acceleration, Skidpad, Autocross, Endurance & Fuel Economy. Lomba ini menyajikan pula Static Event: Design Event, Cost Event, dan Overall Presentation. Kompetisi dilangsungkan 3-7 September 2012, di ECOPA (Ogasayama Sport Park), kompleks World Cup Stadium Shizuoka, Jepang.

10 Mobil Incaran Jutawan Amerika

AppId is over the quota
Kamis, 16/08/2012 11:11 WIB Index Artikel Ini   Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 11 Next » Jakarta - Sebagian besar orang-orang kaya menunjukkan statusnya melalui jenis rumah yang mereka beli, pakaian yang mereka kenakan dan jenis mobil yang mereka kendarai. Sebuah situs informasi otomatif dari Santa Monica, California, TrueCar.com melakukan penelitian tentang mobil terpopuler di Amerika Serikat (AS).

Dari 10 merek, seperti yang sudah diduga, mobil mewah keluaran BMW dan Mercedes-Benz masuk dalam daftar ini. Tapi ada juga merek-merek ekonomis yang masuk daftar ini dan mematahkan persepsi orang tentang pemilik mobil mahal. Dari 10 merek dalam daftar, hanya dua produsen yang harga ritelnya di atas US$ 50.000 (Rp 475 juta).

“Data ini menunjukkan bahwa konsumen kaya zaman sekarang lebih memprioritaskan nilai. Separuh dari kendaraan ini merupakan merek mainstream yang menawarkan fitur-fitur dan kenyamanan hampir menyamai beberapa model mewah,” kata Kristen Andersson, analis senior TrueCar.com dalam rilis persnya, dikutip CNBC, Kamis (16/8/2012).

Ingin tahu mobil apa saja yang jadi favorit orang-orang kaya AS? Berikut ini daftar lengkapnya menurut TrueCar.com seperti dilansir dari CNBC:


Senin, 03 September 2012

Ini 3 Jurus Pemerintah Bikin Mobil Listrik Berkembang

AppId is over the quota
Kamis, 16/08/2012 14:51 WIB img

Jakarta - Pemerintah serius mempersiapkan mobil listrik nasional. Pemerintah telah merancang 3 program khusus untuk mengembangkan mobil listrik lokal. Apa saja?

"Mobil listrik itu sekarang kita sedang manage, ada tiga program. Pertama adalah bagaimana desain dan risetnya di bawah Mendiknas. Kedua menyangkut fiskalnya insentif, ketiga produksi massalnya seperti apa," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2012).

Terkait program insentif yang akan diberikan untuk pengembangan mobil listrik, Hatta mengaku bentuk insentif yang diberikan bisa bermacam-macam.

"Insentif itu tentunya untuk meningkatkan produksi dalam negerinya. Kalau ada impor kita bebaskan bea masuk dan sebagainya," imbuhnya.

Sebelumnya, Hatta pernah berharap, mobil listrik jenis city car seperti garapan Dasep Ahmadi, Depok bisa diproduksi massal dan dijual dengan harga terjangkau. Jika perlu, harga mobil listrik itu bisa dijual tak jauh-jauh dari harga 'mobil sejuta umat' Toyota Avanza.

Dalam waktu dekat akan mengeluarkan peraturan untuk mengatur tentang insentif dan pengembangan mobil listrik nasional. Hal ini untuk meningkatkan daya saing mobil listrik buatan dalam negeri.

Hatta juga menjelaskan, nantinya jika diproduksi secara massal, mobil listrik harus mengandung minimal 70% komponen lokal. "Harus di atas 70% karena komponen utamanya itu baterai, strukturnya kita punya, platnya kita punya, komponennya kita punya kemudian sistem transmisi kita kembangkan, ban kita punya," tutup Hatta.


Anda memiliki foto-foto seputar dunia otomotif dan foto di jalanan yang menarik dan lucu? Kirim ke sini dan dapatkan hadiah menarik dari detikOto

( feb / ddn )
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
img

Minggu, 02 September 2012

Pakai Nomor 67, Mobil Formula UGM Siap Beri Kado Merdeka

AppId is over the quota
Kamis, 16/08/2012 10:33 WIB img

Jakarta - Di lomba The 10th Student Formula SAE Japan 2012 pada 3-7 September 2012 di Jepang, mobil mobil formula Universitas Gadjah Mada yakni (UGM) akan menggunakan nomor 67. Mereka pun siap memberikan kado HUT Kemerdekaan ke-67 Indonesia dengan memenangkan lomba tentunya.

"Tahun 2012, 67 tahun Indonesia merdeka, sesuai dengan nomor mobil 67 milik Bimasakti. Semoga bisa menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia mampu mengukir prestasi dunia," ujar Ketua Tim Bimasakti UGM Akmal Irfan Majid dalam surat elektronik kepada detikOto, Kamis (16/8/2012).

Majid menuturkan lomba ini cukup berat, meliputi fase konsep, desain, pemenuhan dokumen lomba yang diseleksi ketat, pengujian, test drive, dan mengurus sisi non-teknis persiapan perlombaan.

"Kami berharap bisa memberi kado terindah untuk HUT Republik Indonesia ke-67, sesuai nomor mobil Bimasakti yaitu 67," ujarnya.

Nomor mobil menjadi suatu identitas penting yang diberikan penyelenggara kompetisi, Japan Society of Automotive Engineers (JSAE) kepada setiap kontestan, sesuai dengan prosedur pendaftaran kompetisi.

Mobil ini akan berlaga di ajang The 10th Student Formula SAE Japan 2012, yang berlangsung 3-7 September 2012 di ECOPA (Ogasayama Sport Park), kompleks World Cup Stadium Shizuoka, Jepang.


Anda memiliki foto-foto seputar dunia otomotif dan foto di jalanan yang menarik dan lucu? Kirim ke sini dan dapatkan hadiah menarik dari detikOto

( ddn / ddn )
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
img

Mobil 4WD Ultah 105 Tahun

AppId is over the quota
Kamis, 16/08/2012 11:05 WIB img
Mercy GL-Class

Stuttgart - Tanpa terasa tahun ini menjadi tahun istimewa bagi kendaraan komersial berpenggerak 4 roda (four-wheel-drive/4WD). Sebab di tahun 2012 ini kendaraan jenis itu telah berumur 105 tahun sejak pertama kali diciptakan.

Kendaraan komersial berpenggerak 4 roda tercatat pertama kali diciptakan pada tahun 1907 oleh Daimler-Motoren-Gesellschaft (DMG).

Tidak hanya menciptakan sistem penggerak 4 roda untuk kendaraan komersial, ‘Dernburg-Wagen’, keempat roda kendaraan komersial ciptaannya pun juga memiliki masing-masing kemudi yang dapat digunakan pada keadaan-keadaan tertentu.

Dibekali mesin 6.8 liter dengan empat silinder, kendaraan komersial berpenggerak 4 roda pertama yang mampu menampung 5 penumpang ini mampu memuntahkan tenaga hingga 35 hp di putaran yang sangat rendah, 800 rpm.

Setelah menciptakan kendaraan komersial berpenggerak 4 roda pertama ini, tercatat hadir juga menciptakan kendaraan komersial populer ‘Universalmotorgerat’ (Universal Motor Vehicle) atau Unimog di Jerman pada 1947. Kendaraan ini masih bertahan hingga kini.

Eksistensi kendaraan komersial berpenggerak 4 roda Daimler kemudian makin menjadi setelah mereka memproduksi G-Class pada tahun 1979. Model yang pertama kali mengusung teknologi four-wheel Electronic Traction System (4ETS) ini pun hingga sekarang masih saja terus diproduksi.

Lalu sistem penggerak 4 roda masuk ke kendaraan penumpang setelah M-Class hadir di tahun 1985 dengan teknologi 4MATIC dan menjadi salah satu andalan Daimler bahkan hingga sekarang.

Sistem penggerak 4 rodapun terus dikembangkan oleh Daimler. Tercatat, berbagai kemajuan telah mereka ciptakan untuk menjadikan kendaraan berpenggerak 4 roda menjadi salah satu pilihan populer bagi beberapa kalangan karena mampu menerjang berbagai medan.


Anda memiliki foto-foto seputar dunia otomotif dan foto di jalanan yang menarik dan lucu? Kirim ke sini dan dapatkan hadiah menarik dari detikOto

( syu / ddn )
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
img

Kamis, 23 Agustus 2012

Lebaran Usai, 2 Mobil Hyundai Meluncur Lagi

AppId is over the quota
Selasa, 14/08/2012 08:23 WIB img

Jakarta - Setelah memperkenalkan dua mobil baru yakni H-1 dan Tucson, produsen mobil Hyundai ternyata masih punya amunisi. Menurut rencana, Hyundai akan memperkenalkan dua mobil lagi setelah Lebaran nanti.

Presiden Direktur PT Hyundai Motor Indonesia Jongkie D Sugiarto menjelaskan kalau ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) yang akan digelar akhir September mendatang akan digunakan pihaknya untuk memperkenalkan dua produk baru mereka.

"Masih ada dua lagi. Satu new model, satu lagi varian baru dari produk yang sudah ada," lugas Jongkie.

Meski begitu, Jongkie enggan membocorkan mobil apakah yang akan mereka luncurkan nanti. "Sabar dong, kan tinggal sebulan lagi. Kita akan kasih lihat di IIMS," tambahnya.

Jongkie malah bercerita mengenai bagaimana Hyundai memiliki target yang cukup tinggi di Indonesia. Bila di tahun lalu penjualan Hyundai mencapai angka 4.800 unit, di tahun ini Hyundai menargetkan angka 6.500 unit.

"Target kita 6.500 unit. Syukur-syukur bisa sampai 7.000 unit, jadi tahun depan kita bisa targetkan lagi jadi 10.000 unit," jelasnya.

"Hyundai masih bisa berkembang karena kita masih kecil disini. Potensi untuk berkembang masih besar, sampai Juli saja kita sudah bisa jual 3.700 unit, naik 46 persen dari tahun lalu," paparnya.

Lebih lanjut dia memaparkan kalau permintaan Grand Avega merupakan yang tertinggi saat ini. Permintaan hingga 300-400 unit jauh lebih tinggi dari kemampuan Hyundai di Korea untuk menyuplai Indonesia yang hanya 200 unit per bulan. "Jadi inden bisa 2-3 bulan," imbuhnya.


Anda memiliki foto-foto seputar dunia otomotif dan foto di jalanan yang menarik dan lucu? Kirim ke sini dan dapatkan hadiah menarik dari detikOto

( syu / ddn )
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
img

Insinyur Indonesia Ditantang Bikin Baterai Mobil Listrik Murah

AppId is over the quota
Selasa, 14/08/2012 11:29 WIB img
Mobil ramah lingkungan Hyundai

Jakarta - Ambisi beberapa kalangan di Indonesia untuk segera masuk ke era mobil hybrid dan listrik memang merupakan niat yang mulia. Namun patut diingat kalau ongkos membuat keduanya tidaklah murah yang membuatnya tidak bisa dijual murah. Kendala lain juga ada.

"Problem terbesar adalah masalah cost of production yang agak tinggi," kata Presiden Direktur PT Hyundai Motor Indonesia Jongkie D Sugiarto.

"Kenapa mobil hybrid lebih mahal? Karena mesinnya dua. Itu sama halnya ketika kita tanya kenapa diesel mahal, ya karena kompresi diesel itu bisa sampai 16-17. Sementara bensin 9. Bensin bisa pakai mesin aluminium, sementara diesel tidak," tambahnya.

Selain itu, dia lalu menyarankan agar para peneliti Indonesia untuk segera meneliti bagaimana membuat baterai mobil listrik yang ringan tapi berharga murah.

"Karena masalah lain dari mobil listrik dan hybrid adalah masalah baterainya. Baterai sekarang masih berat dan mahal, kalau pun ringan, harganya juga lebih mahal lagi. Syukur-syukur kalau insinyur Indonesia bisa buat baterai yang ringan dan juga murah. Alhamdulillah," harapnya.

Jongkie lalu memberi saran pemerintah agar kedua model ini mampu populer di Indonesia yakni dengan memberi insentif terhadap mobil-mobil ramah lingkungan.

"Karena dari dasarnya mobil hybrid dan listrik itu memang dari sananya berharga mahal. Jadi kalau pajaknya disamakan ya akan tambah mahal, itu kan tidak menarik. Pajaknya harus dipotong agar harga jualnya nanti tidak jauh dari mobil konvensional agar masyarakat tertarik," paparnya.

Sarana dan prasarana mobil hybrid dan listrik pun menurut Jongkie harus segera dipikirkan. Dan karena sarana dan prasarana untuk mengisi ulang tenaga kedua mobil itu belum ada di Indonesia, Jongkie menyarankan agar Indonesia fokus saja dulu di mobil hybrid.

"Jepang saja hybrid dulu, Eropa juga begitu, Amerika juga begitu, masa Indonesia ke listrik. Kalau masalah-masalah itu sudah bisa diatasi, era itu (era mobil listrik) akan datang sendiri," lugasnya.


Anda memiliki foto-foto seputar dunia otomotif dan foto di jalanan yang menarik dan lucu? Kirim ke sini dan dapatkan hadiah menarik dari detikOto

( syu / ddn )
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
img